1
52

Cabang Olahraga Atletik Beserta Penjelasannya Lengkap

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Cabang olahraga secara internasional ataupun nasional itu sangatlah banyak. Untuk cabang-cabang olahraga sendiri itu juga banyak sekali jenisnya. Seperti jenis cabang olahraga yang akan kita bahas kali ini.

Cabang olahraga yang akan kita bahas yaitu mengenai Cabang Olahraga Atlentik. Untuk mengenal lebih dalam mengenai cabang olahraga ini, maka kita akan menjelaskan apa sih cabang olahraga atlentik itu ?
Definisi dan Sejarah Cabang Olahraga Atlentik.

Cabang olahraga atlentik, atlentik ini merupakan ajang olimpiade pertama yang dilakukan pada tahun 776 Sebelum Masehi. Di mana satu-satunya event yang diselenggarakan sepanjang era klasik Eropa yaitu “Panhellenik Games the Pythian Game” yang dimulai pada 6 Sebelum Masehi di gelar di Argolid pada setiap dua tahun sekali.

Untuk the Isthmian Game ini dimulai pada 523 Sebelum Masehi yang digelar di Isthmus dari Corinth dengan setiap dua tahun sekali. The Roman Games bearsal ini berasal dari peradaban Yunani Asli.

Roman Game ini memakai perlombaan lari dan juga melempar. Dengan pernyataan di ataslah yang mengawali sejarah dari atlentik itu sendiri.

Macam-Macam Cabang Olahraga Atlentik

cabang olahraga atletik

pinterest.com

Untuk cabang olahraga atlentik ini uga sudah pastinya anda kenal. Karena cabang olahraga atlentik ini sudah menyebar dalam wilayah internasional maupun nasional. Cabang olahraga atlentik ini juga sudah banyak di perlombakan dalam kompetisi-kompetisi khusus olahraga.

Langsung saja di sini saya akan menjelaskan sedikit mengenai macam-macam olahraga atlentik ini yaitu terdapat 4 (empat) macam cabang olahraga atlentik yang akan saya paparkan kali ini:

1. Cabang Olahraga Atlentik “Tolak Peluru”

Siapa yang tidak tau mengenai cabang olahraga yang satu ini, pastinya sudah tau semua kan? tolak peluru ini merupakan cabang olahraga atlentik yang menggunakan bola atau peluru dengan beragam berat.

Yang dimaksuk dengan berbagai macam berat yaitu, peluru atau bola atom yang digunakan untuk olahraga ini yaitu memiliki bobot atau berat yang bermacam-macam. Untuk teknik dalam memaikan olahraga atlentik tolak peluru ini yaitu:

– Teknik Memegang Tolak Peluru

Pertama, renggangkan jari anda, kemudian tekuk jari kelingking dan tempatkan di samping peluru dan juga ibu jari dalam keadaan yang sewajarnya. “Ini juga khusus bagi anda yang memiliki jari yang cukup panjang”. Kedua, berikan jarak untuk jari-jari anda supaya tidak terlalu merapat.

Untuk ibu jari anda tempatkan berada di samping dan untuk jari kelingking anda tempatkan juga di samping belakanh peluru. “untuk teknik ini khusus bagi para juara”.

Ketiga, renggangkan jari tangan dan lebih direnggangkan lagi kemudian tempatkan jari kelingking anda tepat berada dibelakang peluru. “khusus bagi anda yang mempunyai jari yang cukup pendek”.

– Teknik Meletakkan Peluru pada Bahu

Pertama, pegang peluru dengan salag satu cara yang sudah dijelaskan di atas. Kedua, letakkan peluru tersebut ke atas bahu anda atau di samping leher anda dengan cara tempelkan. Ketiga, untuk bagian siku sendiri, pegang peluru tersebut dengan keadaan sedikit terbuka ke samping dan juga tangan yang satunya dalam posisi rileks di samping tubuh ini.

– Teknik Menolak Peluru

Pertama, pegang peluru dengan sikap baik kalau bisa pegang dengan tangan yang paling kuat dengan bahu yang paling benar. kedua, sikap berdiri anda buatlah sedikit membungkuk ke belakang lalu tubuh di putar. Ketiga, tangan mendorong sambil melepas peluru ke arah lapangan.

– Sikap Awal Menolak Peluru

Pertama, atur posisi kaki dengan salah satu kaki anda untuk di tempatkan di belakang lingkarang lalu kaki yang lainnya diletakkan di samping sebelah kiri dengan lebar badan segaris dengan arah lemparan. Kedua, kaki belakang menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah-tengah lingkaran.

Ketiga, ketika kaki terkuat mendarat, condongkan badan ke samping tangan pelempar. Ke-empat, bahu sisi tangan pelempar lebih rendah dari bahu lainnya dan jufa lengan membantu untuk mempertahankan keseimbangan tubuh pada sikap awal.

2. Cabang Olahraga Atlentik “Lempar Lembing”

Aturan dalam permainan olahraga lempar lembing ini yaitu:

– Aturan untuk Pria

Pertama, panjang lembing yang digunakan yaitu antara 2,6-2,7 meter. Kedua, berat minimum yaitu 800 gram. Ketiga, letak pusat gravitasinya yaitu antara 0,9-1,06 meter.

– Aturan untuk Perempuan

Pertama, panjang lembing yang digunakan yaitu antara 2,2-2,3 meter. Kedua, berat minimumnya yaitu 600 gram. Dan ketiga, letak pusat gravitasinya yaitu antara 0,8-0,92 meter.

3. Cabang Olahraga Atlentik “Lempar Cakram”

Untuk olahraga ini yaitu dibutuhkan lapangan yang sangat khusus untuk memainkan olahraga ini. Tidak hanya lapangannya yang harus khusus, namun juga latihan untuk memainkan olahraga ini juga harus khusus juga karena harus benar-benar tenaga yang kuat.

Cara melempar cakram ini ada tiga cara yang dilakukan dengan awalan dua kali putaran bada yaitu: cara memegang cakram, cara mengayunkan cakram dan juga cara menggerakkan lemparan cakram. Dengan adanya cara-cara tersebut akan memudahkan kita untuk melakukan olahraga ini dengan baik.

Yang terpenting juga yaitu “berdirilah dengan membelakangi arah lemparan, lengan memegang cakram yang diayunkan ke belakang kanan diikuti gerakan badan.

Lalu kaki kanan agak ditekuk, posisikan bahwa berat badan itu ada di sebelah kanan, cakram diayunkan ke kiri kaki kanan di kendorkan, dan tumit diangkat, lemparan cakram itu harus 30 derajat lepas pada pegangan.

Kemudian ayunkan cakram namun jangan mendahului putaran badan dan kemudian lepaskan cakram tersebut dengan diikuti badan yang sedikit condong ke depan”.

4. Cabang Olahraga Atlentik “Lompat Tinggi”

Aturan-aturan dalam olahraga ini yaitu:

Awalan dalam Lompat Tinggi

Pertama, pastikan area dalam melakukan lompatan ini yaitu mempunyai panjang yang tidak ada batasnya atau mungkin paling pendek yaitu 15 meter.

Kedua, pastikan juga wilayah tempat untuk bertumpuan itu harus benar-benar datar dan atau dengan tingkat kemiringan 1 : 100.

Ketiga, untuk tiang sendiri yang akan digunakan untuk lompatan tinggi tersebut harus benar-benar kokoh yang terbuat dari bahan apapun itu yang terpenting kokok dan kuat yang bisa menjangkau jarak antara 3.98-4,02 meter.

Ke-empat, kriteria untuk panjang mistar lompat yaitu sekitar 3,98-4,02 meter dan berat maksimal mistra yaitu 2,00 kilogram.

Untuk garis tengahnya sendiri, mistar itu antara 2,50-3,00 meter, dengan penampang mistar yang berbentuk bulat dan permukaannya harus benar-benar datar dengan ukuran 3 cm x 15 cm x 20 cm. Dan terakhir untuk lebar penopang bilah 4 cm dan panjannya 6 cm.

Kelima, untuk tempat yang digunakan dalam melakukan pendaratan biasanya itu tidak boleh kurang dari 3 x 5 meter. Yang terbuat dari bahan busa yang tingginya selitar 60 cm dan di bagian atasnya juga ditutupi oleh sebuah matras yang memiliki ketebalan sekitar 10-20 cm. Semua itu dilakukan supaya tidak terjadi kecelakaan dalam olahraga tersebut.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply