Macam-Macam Gaya Renang

macam macam gaya renang

Macam-macam gaya renang – Renang sendiri sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti dengan banyaknya tempat wisata yang menyediakan kolam renang atau wahana air lainnya. Namun, berenang juga bisa dilakukan di manapun, seperti di pantai, sungai, atau dengan membuat kolam seadanya.

Renang juga menjadi salah satu olahraga yang populer. Olahraga ini sudah diperlombakan secara resmi hingga kancah internasional.

Bahkan, olahraga renang juga sudah diperlombakan di tingkat olimpiade yang notabenenya merupakan pesta olahraga terbesar di dunia. Selain dijadikan sebagai olahraga, renang juga seringkali dijadikan sebagai hoby dan aktivitas pada waktu rekreasi yang menyehatkan.

Aktivitas berenang ini banyak dipilih karena selain menyenangkan juga dapat menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Pasalnya, seluruh anggota tubuh akan bergerak pada saat Anda berenang. Bahkan tak jarang dari mereka menggunakan renang sebagai salah satu cara untuk meninggikan atau menguruskan badan.

Macam-macam Gaya Renang

teknik dalam renang

okezone.com

Secara internasional, macam-macam gaya renang yang diakui itu ada empat. Aneka macam gaya renang ini dibedakan berdasarkan irama dan tempo tubuh, kombinasi gerakan tangan dan kaki, serta teknik pernafasan saat berenang.

Gaya renang yang sudah diakui secara internasional yaitu gaya bebas (freestyle), gaya dada (breakstroke), dan gaya kupu-kupu (butterfly stroke). Ada juga gaya renang lain yang tidak resmi, seperti gaya samping, gaya batu, atau gaya anjing.

Penjelasan macam-macam gaya renang yang sudah diakui secara internasional akan diuraikan pada uraian di bawah ini.

1. Gaya dada

Salah satu gaya renang yang paling populer yaitu gaya dada. Gaya dada juga biasa disebut dengan gaya katak karena memiliki teknik yang hampir sama. Teknik berenang dengan gaya ini yaitu posisi dada saat berenang menghadap ke permukaan air dengan batang tubuh dalam keadaan tetap.

Kedua tangan pada gaya ini diluruskan ke depan dan di buka ke samping guna mendorong badan agar maju lebih cepat ke depan. Sementara itu, kedua kaki menendang ke arah luar.

Posisi tubuh perenaang yang berenang dengan gaya ini yaitu stabil. Posisi kepala pada gaya ini dapat berada di luar air dalam waktu lama.

Pengambilan nafas pada renang gaya ini dilakukan pada saat mulut berada pada permukaan air. Anda dapat mengambil nafas setelah melakukan satu sampai dua kali gerakan tangan dan kaki. Umumnya, gaya dada ini diajarkan pada perenang pemula untuk pertama kalinya.

2. Gaya bebas

Gaya bebas juga menjadi gaya renang yang sering digunakan. Gaya ini menggunakan teknik berenang dengan posisi dada menghadap ke arah permukaan air. Selanjutnya, kedua tangan digerakkan ke depan secara bergantian seperti sedang mngayuh. Sementara kedua kaki dicambukkan naik turun secara bergantian.

  Renang Gaya Bebas

Posisi wajah saat berenang menggunakan gaya ini yaitu menghadap ke permukaan air. Pengambilan nafas dilakukan saat lengan digerakkan ke luar, kepela berpaling ke samping, dan tubuh miring. Perenang dapat memilih akan menoleh ke kanan atau ke kiri saat mengambil nafas.

Jika dibandingkan dengan gaya renang lainnya, gaya bebas ini dapat membuat tubuh melaju lebi cepat. Sama halnya dengan gaya dada, gaya bebas juga biasa diberikan pada perenang pemula.

3. Gaya punggung

renang gaya punggung

beritasatu.com

Teknik gaya punggung ini sedikit berbeda dengan gaya bebas dan gaya dada. Perenang berenang dengan punggung menghadap ke arah permukaan air. Meski posisi tubuh dalam keadaan terlentang, namun gerakan tangan dan kaki pada gaya ini menyerupai dengan gerakan tangan dan kaki pada gaya bebas.

Pernafasan dengan gaya ini dapat dilakukan dengan mudah karena posisi wajah yang berada di luar permukaan. Namun, perenang gaya ini tidak dapat melihat ke depan, sehingga perenang hanya bisa memperkirakan posisi tembok kolam dengan mengitung gerakan.

4. Gaya kupu-kupu

Gaya renang ini merupakan gaya renang yang baru saja diakui dalam pertandingan internasional pada tahun 1933. Teknik gaya ini juga biasa disebut dengan gaya lumba-lumba. Renang gaya kupu-kupu ini menggunakan teknik berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air.

Kedua tangan pada gaya ini ditekan ke bawah secara bersamaan lalu ke belakang. Kemudian, sebelum kedua tangan diayunkan ke depan di atas permukaan laut, kedua tangan tersebut digerakkan lagi ke luar.

Posisi kedua kaki menekan ke bawah secara bersamaan pada saat tangan ditarik ke belakang. Gerakan kedua tangan dan kaki ini bertujuan untuk mendorong badan agar bergerak ke depan atau ke atas pada saat mengambil nafas.

Pada saat kepala masuk kembali ke dalam air, kedua tangan juga ikut masuk dan secara bersamaan posisi kaki kembali menekan ke bawah.

Renang gaya kupu-kupu ini merupakan gaya renang yang membutuhkan kekuatan paling besar jika dibandingkan dengan ketiga gaya lainnya. Kecepatan pada gaya ini diperoleh dari gerakan kedua tangan dan kaki yang diayunkan secara bersamaan.

Tak hanya itu, ketepatan dan irama juga menjadi sesuatu hal yang harus diperhatikan bagi perenang gaya kupu-kupu.

Demikian beberapa penjelasan mengenai macam-macam gaya renang yang sering digunakan pada perlombaan internasional. Usahakan untuk menguasai teknik dasar terlebih dahulu sebelum Anda berenang. Teknik dasar ini bertujuan untuk menyeimbangkan tubuh dengan air.

Tanpa adanya teknik dasar tersebut, maka tubuh dipastikan akan tenggelam karena tidak dapat selaras dengan air. Jangan lupa pula untuk selalu melalukan pemanasan sebelum berenang. Berenang tanpa pemanasan terlebih dahulu dapat mengakibatkan tegang otot yang berujung pada kram tiba-tiba.

Macam-Macam Gaya Renang

Add Comment