berolahraga Berolahraga dapat membentuk karakter. Mengajarkan kita rasa kemenagan dan kekalahan.

Begini Pola Penyerangan Pertahanan Sepak Bola

3 min read

PERMAINAN SEPAK BOLA – Sepak bola merupakan olahraga paling populer di seluruh dunia. Meskipun memiliki sebutan berbeda di beberapa wilayah namun berbagai pertandingan sepak bola skala internasional sangat diminati. Level sepak bola yang dipertandingkan juga mulai dari klub hingga negara.

Hingga kini sepak bola Eropa memang masih menjadi rujukan bagi banyak penikmat olahraga ini. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan bagi banyak orang senang dengan sepak bola adalah taktik hingga kekompakan tim.

Apalagi setiap tim dalam olahraga ini melibatkan 11 pemain dalam satu kali pertandingan. Tentu saja dibutuhkan kerja sama tim yang baik hingga teknik menyerang dan bertahan.

Pola penyerangan pertahanan sepak bola akan disesuaikan dengan kondisi dari setiap tim. Biasanya hal ini juga diintegrasikan dengan kemampuan dari setiap individu yang ditempatkan pada posisi tertentu.

Bahkan, pola atau taktik yang akan digunakan juga akan berubah bila mendapatkan kesempatan dengan memperhatikan kondisi dari lawan bermain. Kolaborasi taktik yang ideal dianggap akan memberikan hasil terbaik dengan kemenangan angka atau peluang untuk memasukkan bola ke gawang lawan.

Masing-masing dari tim yang menggunakan pola menyerang atau bertahan memang akan membutuhkan teknik tertentu. Biasanya teknik ini akan didasarkan pada kemampuan setiap individu pemain seperti menggiring bola, menenang, mengoper, menahan bola, membawa bola, mengumpan dan lainnya.

Strategi lain juga dibutuhkan dengan menerapkan kolaborasi teknik individu dengan pola bermain yang ideal. Kadang kala tim memiliki kesempatan untuk melakukan serangan terus-menerus atau dengan mempertimbangkan bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Ini yang akan menjadi pembahasan dalam pola penyerangan pertahanan sepak bola.

Strategi atau pola menyerang dalam sepak bola

pola penyerangan pertahanan sepak bola
berolahraga.net

1. Pilihan pola menyerang yang sering digunakan

Teknik menyerang yang diterapkan dalam sepak bola memang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan setiap pemain. Selain itu, pola seperti ini juga diterapkan oleh pelatih kepala dengan memperhitungkan kekuatan lawan saat bertanding. Biasanya pola menyerang memang diterapkan karena adanya peluang untuk memasukkan bola ke gawang lawan. Berikut ini beberapa pola menyerang seperti:

  • Pola menyerang dengan struktur tersusun; Biasanya pola seperti ini diterapkan melibatkan seluruh pemain untuk berada dalam posisi masing-masing. Pergerakan itu juga harus dilakukan dengan memperhatikan posisi pemain lain yang sejajar. Sehingga para pemain tidak berusaha keluar dari posisi yang ditetapkan oleh pelatih kepala. Pola seperti ini sering disebut dengan free role play dalam sebuah pertandingan.
    Contoh yang paling mudah untuk dilihat adalah seorang gelandang tengah yang memang berada di bagian tengah lapangan tidak keluar dari posisinya saat seluruh pemain melakukan serangan. Gelandang tengah itu tetap berada di bagian tengah lapangan untuk menjaga ritme penyerangan yang dilakukan oleh pemain lain. Hal ini juga berlaku untuk pemain lain dalam posisi bek, sayap hingga striker.
  • Pola menyerang untuk pertahanan lawan yang rapat; Strategi lain yang dilakukan untuk menjebol pertahanan lawan adalah dengan menerapkan pola menyerang di area yang sangat rapat. Kondisi seperti ini sering dilakukan pada saat tim lawan menerapkan atau menempatkan strategi bertahan dengan menggunakan bek yang cukup banyak. Bahkan, tambahan gelandang bertahan menjadi bagian dari strategi bertahan dari pemain lawan.
    Contoh dari pola menyerang seperti ini dengan menempatkan pemain sayap kiri dan kanan yang terus melakukan pola menyerang. Pemain itu akan memberikan umpan atau crossing dari sisi kiri dan kenan kepada striker. Cara seperti ini dianggap berhasil untuk mengecoh pergerakan dari pertahanan lawan.
  • Pola menyerang untuk memanfaatkan ruang kosong; Ini adalah pola menyerang yang memang sering menjadi pilihan utama dari strategi pelatih kepala. Biasanya pelatih akan menempatkan striker tunggal dengan skill menggiring bola yang baik. Namun, dukungan dari striker ini berasal dari pemain lain yang memiliki jarak tertentu seperti gelandang serang, sayap kiri dan sayap kanan.
    Namun, striker tunggal ini harus memiliki kemampuan yang baik untuk memanfaatkan peluang pada saat berada di area pertahanan lawan. Striker itu harus menggunakan waktu yang tepat saat harus menggiring atau menendang bola ke gawang lawan.
  Peraturan Permainan Softball Lengkap

2. Tipe formasi yang sering diterapkan untuk strategi menyerang

Ada beberapa pilihan tipe formasi yang sering digunakan untuk strategi menyerang dalam sepak bola. Masing-masing dari tipe seperti ini memang cukup ideal dan harus disesuaikan dengan skill pemain. Beberapa tipe formasi itu terdiri dari:

  • Formasi 4-3-3; Ini adalah formasi yang akan menempatkan 4 bek (kiri, kanan dan 2 bek tengah), 3 gelandang dan 3 penyerang (sayap kiri, sayap kanan dan 1 penyerang tengah).
  • Formasi 4-2-2; Ini adalah formasi yang akan menggunakan 4 bek (kiri, kanan dan 2 bek tengah), 2 gelandang dan 4 penyerang (sayap kiri, sayap kanan dan 2 penyerang tengah).

Strategi atau pola bertahan dalam sepak bola

strategi bertahan sepak bola
berolahraga.net

1. Macam-macam pola pertahanan

Setiap tim dalam sepak bola juga berhak dan memiliki peluang untuk menerapkan pola bertahan dalam sepak bola. Ada beberapa kondisi yang menjadi pertimbangan pola seperti ini harus diterapkan. Berikut ini ada beberapa pilihan pola bertahan yang sering digunakan dalam pertandingan sepak bola seperti:

  • Pola pertahanan man to man (satu lawan satu); Penerapan dari pola pertahanan seperti ini akan melibatkan seluruh pemain untuk menjaga pergerakan dari tim lawan. Seluruh pergerakan dari setiap pemain di tim lawan akan di kawal dengan sangat ketat. Jadi, pemain lawan akan terus diikuti dengan pemain yang berhadapan di tempat yang sama. Bila bola berpindah ke pemain lain maka pemain yang memiliki posisi lebih dekat harus memiliki inisiatif melakukan penjagaan.
  • Pola pertahanan zone marking (bertahan di area); Ini adalah pola yang cukup sering digunakan banyak tim dalam sebuah pertandingan sepak bola. Biasanya pola ini akan mengandalkan setiap kemampuan dari pemain dan tentu saja formasi yang sangat ideal. Pelatih kepala akan menempatkan beberapa pemain dalam posisi bertahan dan juga jumlah pemain yang mungkin lebih banyak. Misalnya saja dengan menggunakan jumlah bek yang lebih banyak hingga menempatkan gelandang bertahan secara lebih rapat.
  • Pola pertahanan kombinasi; Pilihan pola yang juga sering digunakan adalah menggabungkan konsep satu lawan satu dengan zone marking. Tentu saja kolaborasi seperti ini memang harus didukung dengan komunikasi yang baik dari setiap pemain.
    Selain itu, pemilihan formasi yang ideal juga memberikan pengaruh dari setiap pergerakan pemain untuk menjaga pergerakan tim lawan. Biasanya pola pertahanan ini membutuhkan taktik dan dukungan fisik yang baik.

2. Tipe formasi yang diterapkan dalam formasi bertahan

Ada beberapa pilihan formasi yang bisa digunakan untuk memaksimalkan pola bertahan dalam pertandingan sepak bola. Berikut ini tipe formasi yang bisa digunakan untuk bertahan seperti:

  • Formasi 5-3-2; Ini adalah formasi yang menempatkan jumlah bek yang lebih banyak hingga 5 pemain, 3 pemain tengah dan 2 pemain depan.
  • Formasi 4-4-2; Penerapan formasi ini menggunakan 4 bek, 4 pemain tengah dan 2 pemain depan. Biasanya pada bagian bek akan menggunakan stopper yang menjadi penghalang bagi striker lawan saat berhadapan satu lawan satu.

Demikian tadi pembahasan kita mengenai salah satu strategi dalam permainan sepak bola. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk berolahraga.

berolahraga Berolahraga dapat membentuk karakter. Mengajarkan kita rasa kemenagan dan kekalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *