sejarah permainan bulu tangkis

Penjelasan Sejarah Bulu Tangkis di Dunia dan Indonesia [Lengkap]

Sejarah Bulu Tangkis Lengkap – Bulu tangkis atau yang sering disebut juga dengan sebutan badminton ini merupakan suatu permainan olahraga yang cara bermainnya dengan menggunakan alat yang disebut dengan raket dan cara memainkannya dimainkan oleh dua orang (untuk permainan tunggal) dan empat orang (untuk permainan ganda) yang mana saling berlawanan.

Permainan bulu tangkis ini hampir sama dengan permainan tenis yaitu tujuan dari permainannya untuk memukul bola atau disebut dengan shuttlecock, melewati jaring pembatas yang disebut dengan Net, agar supaya bola tersebut dapat jatuh di area lawan.

Dan untuk penjelasan yang lebih lengkap lagi mengenai peraturan serta ukuran lapangan bulu tangkis, mungkin akan di bahas pada materi berikutnya.


Sejarah Bulu Tangkis Dunia


sejarah bulu tangkis
dikatama.com

Uniknya diawal orang hanya kenal dengan nama badminton yang merupakan berasal dari sebuah rumah atau istana yang berada di daerah Gloucester-shire, terletak sekitar 200 KM sebelah barat Kota London, inggris. Badminton house, merupakan nama dari istana tersebut, yang menjadi saksi sejarah permainan bulu tangkis yang sangat di gemari semua orang.

Pemilik istana tersebut bernama Duke of Beafourt, ia bukan orang yang menciptakan permainan badminton. Jadi Badminton hanya sebuah nama yang di dapat dari bangunan tersebut dikarenaka disitu merupakan awal mula dari permainan badminton dimainkan.

Dan selanjutnya, nama badminton mulai dikenal dikalangan atas dan sedikit demi sedikit kemudian menyebar ke seluruh masyarakat. Permainan Badminton tersebut menjadi satu-satunya permainan cabang olahraga yang namanya diambil dari nama bangunan.

Dan kemudian organisasi olahraga yang menaungi permainan bulu tangkis dunia, Internasional Federasi Bulu tangkis (IBF) berdiri pada tahun 1934. Dan untuk negara-negara yang bergabung di dalamnya diantaranya seperti negara Irlandia, Skotlandia, Inggris, Wales, Prancis, Selandia Baru, Denmark, Belanda dan Kanada.

Pada saat pertemuan singkat Extraordinary General Meeting yang diadakan di Madrid pada semptember tahun 2006, disana ada yang mengusulkan mengenai perubahan dari nama induk organisasi  International Badminton Federation yang kemudian berubah nama menjadi Badminton World Federation (BWF), dan kemudian usulan itu disepakati oleh semua delegasi dengan jumlah suara 206.


Sejarah Bulu Tangkis di Indonesia


sejarah bulu tangkis indonesia
ligaolahraga.com

Untuk sejarah bulu tangkis di Indonesia ini sebenarnya sudah lumayan lama. Ada orang yang memperkirakan Bulu tangkis masuk ke Indonesia sejak tahun 1930 an. Kala itu, bulu tangkis dinaungi oleh Ikatan Sport Indonesia (ISI).

Kemudian Bulu tangkis semakin berkembang pesat saat Indonesia mulai merdeka. Di tahun 1947 berdirilah sebuah organisasi dengan nama Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI). Selanjutnya, pada tanggal 5 Mei 1951 berdirilah organisasi dengan nama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

PBSI sendiri merupakan organisasi yang lahir di tengah gejolak revolusi. Saat itu Indonesia sebagai bangsa yang baru saja lahir, maka bangsa ini harus berjuang keras agar bisa memiliki prestasi di kancah dunia. Dan Bung Karno sendiri mengkampanyekan dengan istilah “Nation Building”.

Dan Tim Bulu tangkis Indonesia pun langsung meresponnya dan kemudian mereka segera mewujudkan impian dari Bung Karno itu dengan cara berpartisipasi di dalam IBF sekitar tahun 1953.

Dan pada tahun 1958, Indonesia pun mengikuti juga kejuaraan piala Thomas yang pada saat itu diselenggarakan di Singapura. Pada awal mulanya tim Indonesia ini belum “direken”. Di jaman itu sekitar tahun 1950 an, tim bulu tangkis yang terkuat berasal dari negara Amerika, Denmark, inggris, Malaysia dan Thailand.

Tetapi, siapa yang mengira kalau Indonesia ini malah bisa tampil perkasa di dalam ajang pertandingan tersebut. 2 atlet Indonesia yakni Tan Joe Hook dan Ferry Sonnevile, dapat tampil dengan apik dan kemudian masuk ke “All Indonesian Final”.

Dan yang perlu diingat juga bahwa pada saat itu Indonesia bisa dibilang sebagai Negara dengan keadaan yang sedang dalam masa sulit. Tak ada anggaran melimpah untuk digunakan sebagai pembinaan olahraga bulu tangkis.

Oleh sebab itulah, tatkala memberikan restu untuk tim Thomas Cup untuk pertama kalinya saya sudah berkata, hay anak-anakku, pergilah kamu menuju pertandingan Thomas Cup itu. Aku tak bisa memberikan bekal kepadamu selain dari restu dan permintaan kepadamu, agar engkau sekalian dedicate engkau-punja hidup itu kepada sesuatu hal yang luhur dan suci,” demikian pesan yang disampaikan oleh Bung Karno kepada tim Thomas Cup Indonesa.

Sekitar tahun 1961, tim bulu tangkis Indonesia pun berhasil merebut gelar juara. Kala itu Indonesia berhasil menumbangkan raksasa dari Thailand di fase final. Dan kemudian pada ajang piala Thomas tahun 1964 di Tokyo, Jepang, Indonesia berhasil kembali menjadi juara setelah berhasil menghancurkan Denmark.

Akan tetapi ketika piala Thomas tahun 1967 yang saat itu diselenggarakan di Ibu Kota kita Sendiri atau Jakarta justru tim Indonesia ini malah gagal membawa menjadi juara. Hal tersebut disebabkan karena tim Indonesia diskors akibat terjadinya sebuah insiden dari penonton.

Namun, saat piala Thomas 1970 yang kala itu diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Indonesia mampu membalas kekalahan yang di derita sebelumnya.


Era Kejayaan Bulu Tangkis Indonesia


era kemenangan indonesia
aws-dist.brta.in
Pada tahun 1960 sampai 1970 bisa dibilang bahwa era ini merupakan era kejayaan bulu tangkis Indonesia. Kala itu muncul beberapa nama yang sangat melegenda seperti halnya dengan Rudy Hartono. Bahkan namanya tertulis di Guinness Book of World Records yang menjadi pemegang rekor juara All-England.

Ada lagi dari tim ganda putra Indonesia, yakni Tjuntjun/Johan Wahjudi, yang berhasil merebut juara ganda putra sebanyak 6 kali.

Dan pada tahun 1980, China mulai berdiri sebagai salah satu saingan yang sangat berat. Di ajang kejuaraan All England, disini Indonesia hanya mampu menjadi juara pada tahun 1981, yakni melalui Liem Swie King.

dan pada ajang piala Thomas, Tim Indonesia hanya mampu menang saat piala Thomas 1984 yang di adakan di Kuala Lumpur.

Selanjutnya pada tahun 1990 sampai dengan tahun 2000, Indonesia bisa dibilang bangkit lagi. dan pada tahun 1992, di Olimpiade Barcelona, Tim Indonesia mencetak sejarah baru. Karena untuk pertama kalinya kontingen Indonesia kita berhasil membawa pulang medali emas. Tim Indonesia mampu membawa pulang 2 emas, 2 perak serta 1 perunggu.

Kemudian silang 4 tahun setelah kejuaraan tersebut, di ajang Olimpiade Atlanta, tim Indonesia berhasil kembali membawa pulang 1 medali emas, satu perak serta dua perunggu. Dalam kejuaraan tersebut medali emas dipersembahkan oleh pasangan ganda putra yang legendaries yakni Rexy Mainaky-Ricky Subagja.

Sedangkan untuk piala Thomas Indonesia juga berhasil menjuarainya sebanyak 5 kali secara berturut-turut pada tahun 1994 sampai tahun 2002.

Dan untuk kejuaraan All England Indonesia juara sebanyak tiga kali yakni diraih oleh Ardi Wiranata (1991) serta Haryanto Arbi (1993 dan 1994). Sedangkan untuk kompetisi piala Uber, Indonesia juga berhasil menang 2 kali: tahun 1994 dan 1996.

Itu tadi pembahasan yang cukup lengkap mengenai sejarah bulu tangkis serta sederet prestasi yang di raih oleh Garuda Muda Indonesia. Semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih. Salam Olahraga!

Leave a Comment

%d bloggers like this: