Sejarah Organisasi Pencak Silat – Pencak silat memiliki sejarah yang tidak bisa dilupakan begitu saja, begitu pula dengan organisasi yang menaunginya. Dalam perkembangannya ada beberapa organisasi pencak silat dunia yang bermunculan namun yang menjadi center atau induknya adalah Persilat.

Persilat adalah induk organisasi pencak silat yang di dunia dan menjadi kepanjangan dari Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa dan dalam bahasa inggris menggunakan nama International Pencak Silat Federation.

Bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti pencak silat, simak sejarah organisasi pencak silat Persilat yang penting untuk diketahui berikut ini:

Sejarah Persilat

Pencak silat menyebar ke seluruh pelosok nusantara dan dunia berkat kerja keras semua pihak dan kalangan. Pencak silat ini mulai menyebar ke beberapa negara berkat peran Mayjen TNI Eddie Marzuki Nalapraya dan dukungan pemerintah presiden Soeharto yang mana menjadi pembina utama kala itu.

IPSI pun dengan cepat menyebar luas ke dalam maupun ke luar negeri karena memang sebelum muncul Persilat, di Indonesia sudah ada IPSI.

IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) menjadi induk organisasi resmi pencak silat di Indonesia dan di bawah naungan KONI atau Komite Olahraga Nasional Indonesia. Organisasi IPSI ini didirikan tanggal 18 Mei 1948, di daerah Surakarta, Jawa Tengah.

Setelah IPSI berkembang di Indonesia, membuat berbagai negara menginginkan adanya suatu wadah atau organisasi yang menaungi pencak silat.

Dengan semangat juang, keberanian disertai dengan keinginan untuk terwujudnya pencak silat yang berskala internasional maka di tanggal 7 – 11 Maret 1980 berlangsunglah pertemuan antar negara seperti Indonesia, Malaysia, dan juga Singapura serta yang menjadi peninjaunya adalah Brunei Darussalam sebagai pembentuk federasi internasional pencak silat.

Musyawarah dilakukan di Anjungan jawa Barat, TMII, Jakarta dengan hasil berupa peresmian berdirinya Persilat atau Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa.

Yang ditunjuk sebagai ketua Presidium Persilat adalah Mayjen TNI Eddie Marzuki Nalapraya yang mana juga menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI. Untuk membantu kinerjanya ditunjuk lah Sekretaris Jenderal Oyong Karmayuda, SH.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati empat negara berdirinya sumber pencak silat yaitu Indonesia dengan organisasi IPSI, Singapura dengan organisasi Persisi atau Persekutuan Silat Singapura, Malaysia Pesaka atau Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia, dan yang terakhir adalah Brunei Darussalam dengan organisasi Persib atau Persekutuan Silat Kebangsaan Brunei Darussalam.

Selain anggota tersebut, Persilat juga memiliki anggota berserikat atau organisasi yang sudah diakui oleh instansi pemerintah negara yang bersangkutan dan juga anggota gabungan dengan taraf perguruan dan belum diakui oleh instansi pemerintah negara yang bersangkutan.

Tercatat sampai dengan pertengahan tahun 2006 pencak silat ini sudah tersebar ke 28 negara dan negara tersebut masing-masing sudah memiliki organisasi pencak silat yang menaunginya.

Baca Juga: Teknik Dasar Pencak Silat Beserta Penjelasannya

Tujuan Didirikan Persilat

Selain mengetahui sejarah organisasi pencak silat, penting pula bagi Anda untuk tahu apa saja yang menjadi tujuan didirikannya Persilat tersebut.

Tujuan pertama adalah untuk menggali, memelihara, melestarikan, mengembangkan, dan memasyarakatkan pencak silat bersama dengan nilai-nilainya di seluruh dunia sehingga pencak silat bisa dijadikan sebagai warisan budaya Nusantara yang memiliki nilai tinggi, memiliki aspek mental spiritual, bela diri, seni dan olahraga yang digabungkan menjadi satu kesatuan.

Kedua membina, mengembangkan, mempersatukan, dan menyelaraskan berbagai kegiatan di natar organisasi pencak silat yang ada di berbagai negara.

Selanjutnya adalah untuk menjadikan pencak silat sebagai sarana untuk membina pribadi utuh yang mana bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, memiliki jiwa ksatria, jujur, dan adil, rendah hati, dan juga bertanggung jawab untuk bisa mewujudkan persaudaraan, kekeluargaan, kerukunan, persatuan dan persahabatan di antara bangsa-bangsa dan juga perdamaian dunia yang dinamis, adil, beradab, dan juga abadi.

Yang terakhir adalah untuk memelihara dan menghormati kepentingan dari masing-masing anggota Persilat.

Demikianlah sejarah organisasi pencak silat antar bangsa Persilat yang tidak boleh dilupakan, semoga informasi ini bermanfaat.