Sejarah Pencak Silat – Orang-orang Indonesia memiliki berbagai cara dalam membela diri secara fisik untuk membuat dirinya tetap hidup. Tidak hanya untuk dirinya sendiri namun mereka juga akan melakukan pembelaan untuk melindungi kelompoknya.

Terlebih lagi di zaman dahulu selalu ada pertempuran dan juga perselisihan. Meski saat ini tidak ada pertempuran namun pencak silat ini sangat bermanfaat untuk melindungi diri dari kejahatan yang semakin meraja lela. Pencak silat juga mampu melindungi diri dari serangan musuh yang menggunakan benda tajam seperti pisau atau dengan tangan kosong.

Sayangnya bagi musuh yang menggunakan senjata senapan peluru dan senjata modern lainnya pencak silat akan kesulitan menghadapinya kecuali dengan taktik dan strategi yang matang.

Sekilas Tentang Pencak Silat

Pencak silat menjadi cabang olahraga jenis bela diri dan menjadi warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Karena lahir dari kebudayaan bangsa Indonesia maka dalam perkembangannya dipengaruhi oleh watak, selera, dan juga bakat masyarakat yang ada di daerah masing-masing.

Selain kondisi masyarakat tersebut faktor alam ini juga berpengaruh terhadap pencak silat itu sendiri. Pencak silat sepenuhnya menggunakan akal manusia karena jauh lebih sempurna jika dibandingkan dengan makhluk yang lainnya. Oleh sebab itu tidak mengherankan jika manusia akan mengusai berbagai macam ilmu yang ada di dunia ini.

Di dalamnya pencak silat ini memiliki gerakan yang terencana, terarah, terkoordinasi, juga terkendali, dan memiliki empat aspek dalam satu kesempatan seperti aspek mental, spiritual aspek bela diri, aspek olahraga, dan juga aspek seni budaya.

Oleh sebab itu bisa dikatakan bahwa pencak silat ini merupakan cabang olahraga yang cukup lengkap untuk dipelajari karena memiliki empat aspek untuk bisa menjadi satu kesatuan yang utuh dan hal tersebut tidak bisa dipisah-pisahkan.

Sejarah Singkat Pencak Silat

Membicarakan pencak silat akan terasa ada yang kurang, jika tidak tahu sejarah pencak silat itu sendiri. Oleh sebab itu bagi yang ingin mendalami pencak silat harus memahami sejarahnya terlebih dahulu.

Sebenarnya pencak silat sudah ada di Indonesia sejak lama, namun sejarah pencak silat dimulai saat organisasi pencak silat atau IPSI yang mana didirikan pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta, pemrakarsanya adalah Mr.

Wongsonegoro yang mana kala itu menjabat sebagai Ketua Pusat Kebudayaan, sejak saat itu pencak silat resmi digunakan.

Di Sumatera pencak silat lebih dikenal dengan silat sedangkan di tanah Jawa disebut dengan pencak silat. Saat kepemimpinan Eddie Marzuki Nalapraya, Indonesia memiliki keinginan mengembangkan pencak silat ke mancanegara dengan membentuk dan mendirikan Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa atau diberi nama PERSILAT pada tanggal 11 Maret 1980 bersama dengan Singapura, Malaysia, dan juga Brunei Darussalam.

Keempat negara tersebut pun dijadikan sebagai negara pendiri Pencak Silat Internasional.

Pencak silat semakin berkembang ditandai dengan banyaknya anggota PERSILAT yang semakin bertambah dari waktu ke waktu.

Penambahan anggota ini nantinya akan berdampak dalam usaha IPSI maupun anggota PERSILAT lainnya untuk bisa memasukkan olahraga pencak silat ke dalam daftar ajang multi event ASIA yaitu ASIAN GAMES. Untuk melancarkan rencana tersebut, dibentuk lah organisasi Pencak Silat Asia Pasifik pada bulan Oktober 1999.

Organisasi Pencak Silat

Menurut PERSILAT sampai saat ini ada 33 organisasi pencak silat yang berdiri di berbagai negara di seluruh dunia, namun yang familiar sampai saat ini hanya ada enam yaitu PERSILAT itu sendiri, IPSI, FP2STI atau yang disebut dengan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia.

PESAKA Malaysia atau kepanjangan dari Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia, PERSISI atau Persekutuan Silat Singapore, dan yang terakhir adalah EPSF atau yang disebut dengan European Pencak Silat Federation.

Demikianlah sejarah pencak silat secara singkat yang penting dan menarik diketahui, dengan mengikut pencak silat itu artinya seseorang telah melestarikan warisan nenek moyang bangsa Indonesia ini.