berolahraga Berolahraga dapat membentuk karakter. Mengajarkan kita rasa kemenagan dan kekalahan.

Cabang Olahraga Atletik Tolak Peluru

2 min read

teknik tolak peluru

PENGERTIAN TOLAK PELURU – Tolak peluru merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang alat utamanya adalah bola besi. Bola besi atau peluru tersebut memiliki bobot atau berat tertentu yang harus dilempar sejauh mungkin ke sektor lempar. Atlet cabang olahraga ini dapat melakukan lemparan dengan jenis gaya yang dikuasai.

Cara melemparnya harus dengan cara ditolak ke arah sektor lempar.

Mengenai ukuran atau berat peluru disesuaikan dengan atlet dan kelasnya, berikut adalah ketentuannya.

  1. Kelas senior putra menggunakan peluru dengan bobot 7,257 kilogram.
  2. Kelas senior putri menggunakan peluru dengan bobot 4 kilogram.
  3. Kelas junior putra menggunakan peluru dengan bobot 5 kilogram.
  4. Kelas junior putri menggunakan peluru dengan bobot 3 kilogram.
sejarah tolak peluru
satujam.com

Lapangan tolak peluru yang menjadi tempat permainan harus ditata sesuai dengan ketentuan. Lapangan yang berbentuk lingkaran untuk olahraga ini dibuat dari bahan semen, aspal, atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin untuk atlet. Bagian atas ditata dan untuk lengkungan dibuat dari material besi, baja, atau bahan sejenis lainnya.

Sementara untuk ukuran pada lapangan dalam lingkaran tolak harus lebih rendah 20mm sampai 6mm dari bibir atas lingkaran besinya.

Untuk lebar garis adalah 5 cm dan berada di atas lingkaran besi yang menjulur sepanjang 0,75 dan dicat atau diberi kayu untuk menandai garisnya. Bagian dalam untuk lingkaran tolak harus memiliki diameter 2,135 meter.

Tebal besi untuk lingkaran berukuran paling kecil 6mm dan berwarna putih. Pada bagian balok penahan dibuat dari bahan kayu agar mudah untuk disesuaikan dengan busur yang melengkung.

Tepi dalam lingkaran tolak dapat dihimpit pada lingkaran tolak agar kokoh dan mengikuti lengkungan busur. Balok kayu yang digunakan berukuran 1,21 meter sampai 1,23 meter untuk panjangnya, 11,2 centimeter sampai 30 centimeter, 9,8 centimeter sampai 10,2 centimeter.

Tips Tolak Peluru

Latihan tolak peluru dapat dilakukan untuk bisa memaksimalkan hasil saat perlombaan nanti. Ada beberapa cara agar peluru tidak jatuh dan terlempar lebih jauh. Berikut tata cara memegang peluru yang bisa untuk latihan.

  • Peluru diletakkan di telapak tangan dan kemudian dipegang dengan erat menggunakan jari-jari tangan.
  • Gunakan tiga jari yakni jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis untuk meletakkan peluru.
  • Dua jari samping yaitu jari kelingking dan ibu jari digunakan untuk menahan peluru.
  • Berikan tenaga yang lebih pada ibu jari agar dapat menahan lebih kuat sehingga peluru tidak jatuh.

Teknik atau Cara Melakukan Toal Peluru

Hakikat tolak peluru pada dasarnya adalah memegang dan kemudian menolakkan peluru agar terlempar jauh. Pegang dengan benar peluru sesuai tips di atas kemudian untuk awalan sebelum melempar terdiri dari beberapa cara berikut.

  5 Macam-Macam Cabang Olahraga Senam

1. Persiapan tolak peluru

Atlet berdiri santai dan meregangkan kaki selebar bahu. Posisi berdiri adalah menyamping dari arah tolakan. Tangan kanan menggenggam peluru dan kemudian diletakkan menempel di bahu tepat di bawah rahang dengan siku membentuk sudut 90 derajat. Sementara untuk tangan kiri ditekuk dengan posisi siku menghadap ke arah tolakan.

2. Gerakan tubuh tolak peluru

Saat memegang peluru kaki yang dekat dengan sektor lemparan digerakkan dengan cara diayun untuk persiapan menolak. Pada saat kaki terayun ke depan, putar pinggang ke sisi sektor lemparan sehingga pinggul akan membantu mendorong ke arah depan atas. Posisi tubuh condong ke arah depan, sementara pandangan tetap fokus ke arah lemparan.

3. Akhir tolak peluru

Sebelum menolak, posisi tubuh sudah siap dengan kaki kanan yang akan digerakkan ke depan untuk tumpuan menggantikan kaki kiri yang digunakan untuk siap-siap. Kaki kiri lurus ke belakang dan tidak tegang. Tekuk sedikit lutut kaki kanan sehingga lebih kuat untuk nanti mendorong lemparan. Pandangan tidak boleh teralih dari arah tolakan.

Gaya Tolak Peluru

Peraturan tolak peluru adalah peluru dilempar dengan cara ditolak sehingga tidak mencederai pergelangan tangan. Setelah memegang peluru dan bersiap-siap, maka bagian selanjutnya adalah melempar peluru. Ada beberapa gaya yang bisa dilakukan atlet untuk melempar peluru.

1. Gaya depan tolak peluru

Awalan untuk melakukan gaya depan adalah dengan posisi badan yang menghadap ke arah sektor lemparan. Gaya ini tidak begitu efektif dan sudah jarang dipakai oleh atlet sekarang.2. Gaya samping

Atlet yang menggunakan gaya samping akan melakukan awalan dengan berdiri miring dan menggunakan tangan kanan. Gaya samping banyak dilakukan untuk pemula yang masih berlatih seperti untuk pendidikan di tingkat sekolah menengah.

3. Gaya belakang tolak peluru

Awalan dilakukan dengan posisi badan menghadap arah yang berlawanan atau membelakangi arah tolakan. Jenis gaya ini banyak digunakan terutama oleh atlet profesional dan senior.

4. Gaya putaran cakram tolak peluru

Gaya ini dilakukan dengan awalan yang hampir sama seperti gaya belakang. Namun bedanya ada pada gerakan kaki yang miring seperti lemparan cakram. Gaya ini termasuk sulit dan tidak banyak yang menggunakannya.

Itulah ulasan mengenai cabang olahraga atletik, tolak peluru. Permainan bisa gagal jika melanggar aturan seperti keluar batas lingkaran atau gagal melempar hingga 3 kali.

Olahraga Tolak Peluru

berolahraga Berolahraga dapat membentuk karakter. Mengajarkan kita rasa kemenagan dan kekalahan.

Renang Gaya Punggung

berolahraga
2 min read

Renang Gaya Kupu-kupu

berolahraga
2 min read

Renang Gaya Dada

berolahraga
2 min read

Renang Gaya Bebas

berolahraga
2 min read

Macam-Macam Gaya Renang

berolahraga
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *